GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GELIS) SDN 3 JATIWANGI KOTA BIMA

Pengertian Literasi Sekolah dalam konteks GELIS adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/ atau berbicara. GELIS merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.

Adapun tujuannya untuk menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan dalam Gerakan Literasi Sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat. Selain itu bertujuan juga agar  menumbuhkembangkan budaya literasi di sekolah; meningkatkan kapasitas warga dan lingkungan sekolah agar literat; menjadikan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan dan ramah anak agar warga sekolah mampu mengelola pengetahuan; menjaga keberlanjutan pembelajaran dengan menghadirkan beragam buku bacaan dan mewadahi berbagai strategi membaca.


Catatan : Tiga tahapan dalam bagan pelaksanaan literasi ini dilaksanakan terus-menerus secara berkelanjutan.

Adapun prinsip-prinsip kegiatan membaca antara lain :

1.Buku yang dibaca/dibacakan adalah buku bacaan, bukan buku teks pelajaran.

2.Buku yang dibaca/dibacakan adalah buku yang diminati oleh peserta didik.

3.Peserta didik diperkenankan untuk membaca buku yang dibawa dari rumah atau di ambil dari perpustakan sekolah.

4.Kegiatan membaca/membacakan buku di tahap pembiasaan ini tidak diikuti oleh tugas-tugas menghafalkan cerita, menulis sinopsis, dan lain-lain.

5.Kegiatan membaca/membacakan buku di tahap pembiasaan ini dapat diikuti dengan diskusi informal tentang buku yang dibaca/ dibacakan, atau kegiatan yang menyenangkan terkait buku yang dibacakan apabila waktu memungkinkan. 

6.Tanggapan dalam diskusi dan kegiatan lanjutan ini tidak dinilai/dievaluasi.

7.Kegiatan membaca/membacakan buku di tahap pembiasaan ini berlangsung dalam suasana yang santai dan menyenangkan.

8.Guru menyapa peserta didik dan bercerita sebelum membacakan buku dan meminta mereka untuk membaca buku.